Bursa kripto global yang kami cek tidak menerima transfer rupiah langsung ke rekening bursa. Ada tiga jalur yang dipakai orang Indonesia: P2P di dalam bursa (Binance, Bybit, OKX, dan Bitget punya iklan USDT/IDR aktif, sekitar Rp17.900 per USDT pada 2026-10-17), membeli USDT di bursa lokal berizin OJK seperti Indodax atau Tokocrypto lalu menariknya ke bursa global, dan penyedia pembayaran pihak ketiga dengan kartu. Biaya terbesar biasanya bukan biaya platform, tetapi metode setor: di Indodax, setor lewat BCA Direct gratis, sedangkan GoPay dipotong 2%.
Sebelum memilih jalur, ketahui dulu status hukumnya. OJK hanya mengizinkan perdagangan aset kripto oleh pedagang yang terdaftar dan berizin, dan pada Juni 2026 Satgas PASTI OJK memasukkan bursa global seperti Binance, Bybit, OKX, Bitget, dan MEXC ke dalam daftar entitas yang diajukan untuk diblokir. Artikel ini merangkum apa yang tertulis di halaman resmi OJK, bursa lokal, dan bursa global, ditambah data P2P yang kami ambil langsung dari endpoint publik masing-masing bursa pada 2026-10-17. Ini bukan nasihat hukum, pajak, atau investasi.
Ringkasan cepat
- P2P: Anda membayar rupiah ke penjual perorangan lewat bank atau e-wallet, dan bursa menahan USDT penjual sampai pembayaran dikonfirmasi. Bybit dan Bitget menyatakan tidak memungut biaya P2P; Binance menyatakan bisa memungut biaya dari maker/taker.
- Bursa lokal → bursa global: setor rupiah ke Indodax atau Tokocrypto, beli USDT, lalu tarik on-chain ke alamat deposit bursa global. Biaya jaringan penarikan USDT hanya tampil di aplikasi, tidak dipublikasikan sebagai tabel.
- Kartu/pihak ketiga: Bybit menyatakan pembelian kripto dengan fiat ditangani penyedia pihak ketiga dan biayanya tampil di halaman order. Apakah rupiah diterima tidak kami temukan di halaman resmi.
- Status hukum: OJK mengimbau masyarakat hanya bertransaksi di platform yang ada di daftar resmi. 13 bursa yang didukung Fee Otter tercantum di daftar Satgas PASTI Juni 2026; Pionex dan Ourbit tidak tercantum, tetapi keduanya juga tidak punya izin OJK.
Status hukum: apa yang dikatakan OJK
Sejak 10 Januari 2025 aset kripto diawasi OJK, menggantikan Bappebti. Daftar resmi "Daftar Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital" posisi 22 September 2026 (versi terbaru di halaman OJK, dicek 2026-10-17) memuat 28 pedagang aset keuangan digital (PAKD), di antaranya Indodax, Tokocrypto, Pintu, Pluang, Reku, Upbit, BTSE.ID, Luno, dan PT Enkripsi Teknologi Handal (dulu NOBI, kini dioperasikan sebagai Bybit Indonesia).
Siaran pers Satgas PASTI SP 11/STPASTI/VI/2026 (22 Juni 2026) menyatakan bahwa sepanjang Januari sampai Mei 2026 Satgas PASTI menghentikan kegiatan usaha 228 PAKD ilegal. Lampirannya berjudul "Daftar Entitas PAKD yang Diajukan Pemblokiran" dan mencantumkan entitas global milik Binance, Bybit, OKX, Bitget, MEXC, Gate, KuCoin, HTX, BingX, Bitfinex, CoinW, WEEX, dan XT.COM. Pionex dan Ourbit tidak ada di lampiran itu.
Satgas PASTI: "kegiatan perdagangan aset kripto hanya dapat dilakukan oleh pihak-pihak yang telah terdaftar dan memiliki izin resmi dari OJK." (siaran OJK, 22 Juni 2026)
Yang tidak kami temukan: dokumen resmi Komdigi tentang domain mana yang benar-benar diblokir dan sejak kapan, serta teks resmi yang menyatakan pengguna perorangan melanggar hukum karena memakai bursa luar negeri. Sanksi pidana di UU P2SK yang dikutip OJK ditujukan pada penyelenggara tanpa izin. Untuk masyarakat, OJK memakai kata "mengimbau": hanya bertransaksi di platform yang ada di daftar resmi, karena platform di luar daftar tidak diawasi OJK. Keputusan memakai bursa global ada di tangan Anda, dengan risiko yang dijelaskan di bawah.
Jalur 1: P2P di bursa global
Di P2P, Anda membeli USDT dari pengguna lain. Anda transfer rupiah ke rekening atau e-wallet penjual, lalu penjual melepas USDT yang sudah ditahan bursa. Data di bawah kami ambil dari endpoint publik P2P masing-masing bursa pada 2026-10-17 sekitar 15.45 UTC, untuk iklan "beli USDT dengan IDR". Harga dan jumlah iklan berubah setiap menit.
| Bursa | Iklan aktif | Harga termurah | Contoh metode pembayaran | Biaya P2P (sumber resmi) |
|---|---|---|---|---|
| Binance | 228 | Rp17.914 | Bank Transfer, BCA, Mandiri, BRI, SeaBank, Blu, Jago, DANA, OVO, GoPay, ShopeePay (28 metode IDR) | "may charge transaction fees from takers/makers"; cek di halaman order |
| Bybit | 95 | Rp17.909 | Bank Transfer, BCA Mobile, Mandiri, BRI, BNI, SeaBank, Blu, Jago | Nol untuk pembeli dan penjual |
| OKX | 87 | Rp17.930 | Bank, BCA, BRI, Mandiri, Jago, SeaBank, GoPay, OVO, ShopeePay, BI-FAST | Halaman biaya resmi tidak kami temukan |
| Bitget | 11 (halaman pertama) | Rp17.750–17.935 | Bank transfer, BCA, BRI, Mandiri, BNI, Jago, SeaBank, Blu, GoPay, OVO | Nol di semua pasar kecuali NGN |
Sumber biaya: Introduction to Binance P2P Trading, Bybit's Fees That You Need to Know, Common Questions About Bitget P2P Trading, dicek 2026-10-17. Ketiganya menyebut bank atau penyedia pembayaran Anda bisa memungut biaya sendiri. Batas order per iklan berbeda-beda: di halaman pertama, minimum mulai sekitar Rp10.000 (Bitget), Rp100.000 (OKX), Rp150.000 (Bybit), dan Rp300.000 (Binance), dengan banyak iklan yang minimumnya Rp5–25 juta.
Hal yang perlu diperhatikan di P2P:
- Bayar hanya lewat order yang sedang terbuka. Binance menyatakan USDT penjual otomatis ditahan escrow saat order dibuat. Transfer di luar order tidak dilindungi mekanisme itu.
- Tekan "sudah bayar" hanya setelah transfer benar-benar terkirim, dan simpan bukti transfer untuk banding.
- Bayar dari rekening atas nama Anda sendiri, sama dengan nama di KYC, supaya bukti transfer mudah dicocokkan bila ada banding.
- Bandingkan harga dengan jumlah. Iklan termurah sering punya minimum besar; untuk nominal kecil, harga yang bisa Anda ambil bisa lebih tinggi.
Jalur 2: beli USDT di bursa lokal berizin, lalu tarik ke bursa global
Jalur ini memakai platform yang ada di daftar OJK untuk bagian rupiah. Setelah membeli USDT, Anda menariknya on-chain ke alamat deposit di bursa global. Biaya setor rupiah di dua bursa lokal terbesar:
| Metode setor | Indodax | Tokocrypto |
|---|---|---|
| Transfer bank | BCA Direct: gratis (min Rp100.000) | Tidak dirinci di halaman biaya |
| Virtual account | Rp1.000–3.330 (Artha Graha Rp1.000, Mandiri dan BRI Rp1.665, INA Rp2.000, BCA Rp3.330) | Tidak dirinci di halaman biaya |
| QRIS | Gratis sampai Rp100.000, di atasnya 0,7% | 2% |
| E-wallet | DANA dan OVO 1,67%, ShopeePay 1,5%, GoPay 2% | 2% (GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, LinkAja) |
| Tarik rupiah ke bank | Rp10.000 (+Rp1.000 jika OTP SMS) | Rp10.000 |
Sumber: Details of Transaction Fees on INDODAX (diedit 7 Oktober 2026) dan Tokocrypto Transaction Fee Details (diperbarui 15 Oktober 2026), dicek 2026-10-17.
Biaya trading di Tokocrypto untuk membeli dengan rupiah adalah 0,2222% (taker) atau 0,1222% (maker), sudah termasuk biaya ICEx dan PPN 0%. Menjual ke rupiah dikenai total 0,4322% (taker) atau 0,3322% (maker), yang di dalamnya ada PPh final 0,21%. Indodax menyatakan mulai 1 Oktober 2026 menyesuaikan struktur biaya trading menjadi all-in mengikuti Surat Edaran Bersama CFX–KKI No. 001/2026, tetapi angka barunya ada di halaman lain yang tidak kami ambil, jadi tidak kami cantumkan.
Untuk penarikan USDT, Indodax dan Tokocrypto hanya menampilkan biaya jaringan di aplikasi saat Anda memilih jaringan; tidak ada tabel publik per jaringan. Pilih jaringan yang juga didukung alamat deposit bursa tujuan. Biaya penarikan USDT per jaringan di bursa global ada di perbandingan biaya penarikan USDT.
Metode setor sering memakan lebih banyak daripada biaya trading: setor Rp10 juta lewat GoPay di Indodax dipotong Rp200.000, lewat BCA Direct Rp0.
Jalur 3: kartu dan penyedia pihak ketiga
Bybit menyatakan biaya "Buy Crypto" dipungut penyedia layanannya, bergantung pada mata uang dan metode pembayaran, dan ditampilkan di halaman order (halaman biaya Bybit). Di halaman resmi yang kami cek, tidak ada keterangan apakah rupiah diterima atau berapa biayanya untuk IDR. Untuk Binance, kami juga tidak menemukan halaman resmi tentang pembelian dengan kartu dalam rupiah. Kalau opsi ini muncul di aplikasi Anda, bandingkan jumlah USDT yang Anda terima dengan harga P2P sebelum membayar.
Hitungan contoh: Rp10.000.000 menjadi USDT
Misalkan Anda ingin mengubah Rp10.000.000 menjadi USDT untuk trading futures di bursa global. Angka berikut memakai data 2026-10-17 di atas.
| Jalur | Biaya setor | Biaya platform | Catatan |
|---|---|---|---|
| P2P Bybit, iklan Rp17.909 | Biaya bank Anda (jika ada) | Rp0 | 10.000.000 ÷ 17.909 ≈ 558,38 USDT, langsung di akun Bybit |
| Tokocrypto, setor QRIS, beli taker | 2% = Rp200.000 | 0,2222% × Rp9.800.000 ≈ Rp21.776 | Ditambah biaya jaringan penarikan USDT di aplikasi |
| Indodax, setor BCA Direct | Rp0 | Biaya all-in baru, tidak ada di halaman biaya | Ditambah biaya jaringan penarikan USDT di aplikasi |
Selisih paling besar datang dari metode setor dan dari selisih harga USDT antarplatform, bukan dari biaya trading. Harga USDT di bursa lokal tidak kami bandingkan di sini karena berubah terus; cek harga di layar sebelum membeli.
Setelah dana masuk: biaya trading jadi biaya terbesar
Setor rupiah terjadi sekali. Biaya trading dibayar setiap kali Anda membuka dan menutup posisi. Kalau sebulan Anda membayar biaya trading 100 USDT, rebate menentukan berapa yang kembali:
| Bursa (punya P2P IDR) | Rebate Fee Otter | Kembali dari 100 USDT biaya |
|---|---|---|
| Bitget | 50% (20% rebate otomatis dari bursa + 30% rebate tambahan) | 50 USDT |
| Binance | 40% (20% rebate otomatis dari bursa + 20% rebate tambahan) | 40 USDT |
| Bybit | 40% (seluruhnya rebate tambahan dari Fee Otter) | 40 USDT |
| OKX | 20% rebate otomatis + hadiah eksklusif | 20 USDT |
Persentase dari data tarif Fee Otter, dicek 2026-10-17. Rebate otomatis dikembalikan bursa langsung ke akun bursa Anda. Rebate tambahan Fee Otter dibayar sebagai USDT on-chain di BNB Smart Chain (BEP20), minimum 1 USDT per pengajuan, dengan biaya jaringan 0,015 USDT yang Anda tanggung. Rebate hanya dihitung dari biaya trading, tidak dari biaya setor, biaya P2P, atau funding. Cara kerjanya ada di rebate otomatis vs rebate tambahan dan cara rebate diselesaikan.
Menarik kembali ke rupiah
Arahnya terbalik: jual USDT lewat P2P (Anda menerima rupiah dari pembeli), atau kirim USDT ke alamat deposit Indodax/Tokocrypto lalu jual ke rupiah dan tarik ke bank dengan biaya Rp10.000. Menjual aset kripto dikenai PPh final: 0,21% di platform dalam negeri berizin (sudah masuk tabel biaya Tokocrypto), dan 1% untuk transaksi di platform luar negeri menurut PMK 50/2025. Rinciannya ada di pajak kripto Indonesia.
Sebelum mengirim USDT ke bursa lokal, cek dulu jaringan apa yang didukung halaman deposit mereka; kirim di jaringan yang salah bisa membuat dana tidak masuk. Kirim jumlah kecil dulu untuk alamat baru.
Wilayah layanan
Daftar wilayah terbatas di Risk and Compliance Disclosure OKX (diperbarui 8 Juli 2026, dicek 2026-10-17) tidak menyebut Indonesia. Ketentuan bursa bisa berbeda dengan sikap regulator Indonesia: tidak tercantum di daftar wilayah terbatas sebuah bursa tidak berarti bursa itu berizin di Indonesia. Bybit kini punya entitas lokal berizin (Bybit Indonesia), yang merupakan platform terpisah dari bybit.com. Status lisensi per negara ada di lisensi bursa kripto per negara.
Risiko
Platform luar negeri tidak diawasi OJK, jadi perlindungan konsumen OJK tidak berlaku untuk akun Anda di sana. Domain atau aplikasi bisa diblokir sewaktu-waktu. Di P2P, lawan transaksi Anda adalah perorangan, dan dana bisa tertahan selama sengketa diproses. Transfer on-chain yang sudah terkirim tidak bisa dibatalkan. Simpan di bursa hanya dana yang sedang dipakai trading. Kalau akun atau penarikan Anda tertahan, lihat akun dibekukan atau penarikan tertahan.
Siapa pun yang menawarkan "jalur cepat" di luar order P2P resmi, atau meminta transfer ke rekening pihak ketiga, tidak dilindungi escrow bursa. Selesaikan pembayaran hanya lewat order yang terbuka di aplikasi.