Sekitar pukul 20.20 UTC pada 29 Oktober (semua waktu dalam UTC), sebuah hot wallet Binance dibobol. Dalam 48 jam berikutnya, ada lima peristiwa lain di dunia kripto. Hanya satu, Jupiter Lend, yang oleh pihaknya sendiri dikaitkan dengan berita Binance. Sisanya terjadi di waktu yang sama, atau pemiliknya menyatakan tidak terkait. Berikut ringkasan tiap peristiwa, beserta keterangan mana yang berasal dari sumber resmi dan mana yang hanya dari laporan media.

1. Jupiter Lend: penarikan sempat tertahan, lalu pulih

Jupiter Lend adalah protokol pinjam-meminjam di Solana. Pada 30 Oktober pukul 09.01, akun @jupiter_earn menyatakan bahwa likuiditas sedang ketat karena kondisi pasar, sehingga penarikan tertahan, dan penarikan akan berjalan lagi setelah ada setoran atau pelunasan pinjaman.

Sebagian besar dana di pool pinjaman sedang dipinjamkan. Saat banyak pengguna menarik USDC bersamaan, bagian yang bisa ditarik langsung akan habis sampai peminjam melunasi atau ada setoran baru.

Dalam balasannya, Jupiter menyatakan tidak punya eksposur ke Binance, tidak menyimpan dana di sana, dan tidak mengalami kerugian; yang terlihat adalah reaksi pasar terhadap berita. Beberapa media kemudian melaporkan pembaruan dari Jupiter bahwa likuiditas sudah pulih dan penarikan USDC kembali normal. Unggahan itu tidak bisa kami buka langsung, jadi kami tandai sebagai laporan media.

2. Draf Ethereum untuk mematikan delegasi EIP-7702 secara permanen

EIP-7702 memungkinkan alamat dompet biasa (EOA) mendelegasikan eksekusinya ke sebuah smart contract, sehingga dompet biasa bisa memakai fitur seperti transaksi batch. Risikonya, siapa pun yang memegang tanda tangan yang sah bisa mengarahkan dompet itu ke kontrak milik penyerang.

Menurut analisis Blockaid yang dilaporkan crypto.news, serangan terhadap Binance memakai otorisasi EIP-7702 untuk mengarahkan hot wallet ke kontrak yang menyapu dananya.

Pada 30 Oktober, sebuah draf muncul di GitHub sebagai PR #12600, "Permanent EOA Delegation Opt-Out". Dompet mengirim satu transaksi khusus yang menandai akunnya, dan setelah itu setiap otorisasi 7702 akan gagal. Perubahan ini tidak bisa dibatalkan. Alamat tersebut tetap bisa menerima dana dan melakukan transfer biasa.

Dua catatan:

  • Draf ini tidak menyebut Binance. Bagian motivasinya hanya menyebut bahwa dompet institusi, hot wallet bursa, dan treasury biasanya tidak memerlukan eksekusi terdelegasi.
  • Draf ini menyatakan tidak dapat mencegah transfer biasa jika kunci privat bocor. Yang ditutup hanya jalur delegasi.

Statusnya masih draf, belum digabung, dan belum punya nomor resmi (judul utas Ethereum Magicians menyebutnya EIP-8476).

3. Kintsu, Flap, dan StonkBrokers: dugaan skrip berbahaya

Sekitar pukul 02.05 pada 31 Oktober, peringatan dari perusahaan keamanan Blockaid menyebar di X: situs Kintsu, Flap, dan StonkBrokers diduga disisipi skrip yang terkait dengan perangkat StepDrainer, dan menekan "Connect wallet" bisa mengarah ke halaman penguras dana. Sekitar delapan menit kemudian, Flap menyatakan situs flap.sh terkena pembajakan DNS dan meminta pengguna tidak mengunjungi situs, menghubungkan dompet, atau menandatangani apa pun.

Kedua unggahan itu tidak bisa kami buka langsung; isinya berasal dari laporan yang konsisten di beberapa media. Blockaid menyebut penyisipan skrip, sedangkan Flap menyebut pembajakan DNS. Belum ada sumber yang memastikan apakah ini satu gelombang serangan atau pelaku yang sama, dan tidak ada yang mengaitkannya dengan peretasan Binance.

4. Chainalysis diretas, dan menyatakan tidak terkait Binance

Perusahaan analitik blockchain Chainalysis menerbitkan pemberitahuan keamanan pada 30 Oktober. Pihak luar yang memakai "offensive agentic techniques" (serangan yang dijalankan agen AI otomatis) mendapat akses tanpa izin ke sistem dan perangkat internalnya bulan ini.

Data yang terekspos adalah data pengguna platform: ID pengguna, nama lengkap, email, dan label peran organisasi. Chainalysis menyatakan belum melihat tanda bahwa konten investigasi, kata sandi teks biasa, kunci MFA, atau token sesi diakses. Jumlah pelanggan yang terdampak belum diumumkan.

Chainalysis termasuk pihak yang mengaitkan peretasan Binance dengan peretas yang terhubung dengan Korea Utara, tetapi pemberitahuannya menegaskan bahwa pembobolan ini tidak terkait dengan pencurian di Binance. Chainalysis menyarankan pengguna mewaspadai permintaan reset kata sandi dan verifikasi yang tidak mereka minta, serta mengaktifkan autentikasi dua faktor.

5. Tether kuartal III: cadangan berlebih 7,95 miliar dolar AS

Pada 30 Oktober, Tether menerbitkan laporan cadangan per 30 September:

  • Total aset sekitar 191,45 miliar dolar AS; total liabilitas sekitar 183,5 miliar dolar AS
  • Aset melebihi liabilitas sekitar 7,95 miliar dolar AS, naik dari sekitar 4,1 miliar di akhir kuartal II
  • Laba operasional bersih kuartal III sebesar 1,5 miliar dolar AS, terutama dari obligasi pemerintah AS dan perjanjian repo
  • Obligasi pemerintah AS sebesar 132,4 miliar dolar AS (langsung dan tidak langsung), ditambah emas fisik sekitar 19,1 miliar dan bitcoin sekitar 8,4 miliar dolar AS

Laporan ini adalah atestasi dari kantor akuntan BDO berdasarkan ISAE 3000R, bukan audit keuangan penuh. Tanggal datanya lebih awal dari peretasan Binance, jadi laporan ini bukan tanggapan atas peristiwa tersebut.

Artinya bagi pengguna biasa

  • Periksa URL sebelum menghubungkan dompet. Situs bisa terlihat normal padahal sudah diganti.
  • Abaikan email reset kata sandi atau kode verifikasi yang tidak Anda minta.
  • Penarikan di protokol pinjaman bisa tertahan saat semua orang menarik bersamaan. Itu berbeda dengan protokol yang diretas; ikuti pengumuman resmi.

Sumber